sekarang aku baru menyadari bahwa menjadi orang yang baik itu sangat dan sangat susuh,bukan orang yang sok baik ataupun hanya sekedar mencari tampang saja.Sebenarnya aku adalah Mantan mubalegh ,ceritanya dari dulu aku bukanlah orang yang baik,aku selalu saja menuruti apa yang menjadi hawa nafsuku,dari kecil aku tak pernah mau menuruti apa yang dinasehati orang tua,setelah aku menginjak umur 17tahun barulah aku takut menjalani hidup ini,mau bekerja tidak bisa karena tidak ada pengalaman kerja apapun karena semasa aku dengan orang tua tak sekalipun aku membantu pekerjaan orang tua,tiba saatnya aku menurut orang tua,aku di kirim ke pondok pesantren di Jawa timur tepatnya di Kediri burengan,waktu aku belajar mengenai ilmu agama seakan -akan aku akan menjadi orang yang baik karena ibadahku yang dulunya hanya sesekali sekarang di Pondoh bisa tertib rajin dan yang paling hebat bisa bangun malam untuk beribadah kepada Alloh,tapi semenjak aku tergoda dengan cewek anak perempuannya guru pondok niatku ibadah itu menjadi berubah,aku ingin sesekali untuk mengajak keluar dan menciumnya tapi aku menyadari kalau aku adalah siswa pondok, aku menahannya sampai aku benar -benar mencintainya,setiap kali dia sholah aku perhatikan mau masuk masjid mau keluar mataku itu selalu tak bisa luput dari pandangannnya ,sebab itu dia menyadari kalau aku ada rasa yang terpendam oleh sebab itu juga dia mulai memperhatikannku dan akhirnya kita sama -sama suka ,tapi tak ada dari kita yang saling mengatakan perasaan ,setelah itu ibadah aku kendor dan tak jarang meninggalkan sholat wajib dan sholat sunah,setelah aku tahu kalau Ida binti Anshori itu nakal barulah aku merasa kecewa dan merasa syok,setiap malam aku selalu keluar malam untuk menghilangkan rasa jenuh ,rasa kecewa dengan mencoba merokok ,pertama aku sangat sulut sekali untuk merokok selalu muntah dan lama kelamaan rasa itu berubah menjadi rasa enak dan ketagihan ,itu selalu aku lakukan setiap malam,suatu ketika aku pernah ditangkap oleh segerombolan dari preman jalanan yang lagi mabuk tapi setelah aku menjelaskan aku apa adanya barulah mereka melepaskan aku dan mengajakku untuk minum -minuman keras,itu lah pertama kalinya aku minum -minuman haram.Sepanjang hari aku selalu membikin ulah terhadap teman sesama siswa pondok menghajar dan menghina,dan dengan alasan apa saja aku jarang masuk kelas hingga tak terasa aku sudah ada diPondok selama setahun ,dan aku kaget karena Qur'an ku hanya terisi 1/5 dari mangkulan yang harusnya khatam 8 bulan,kemudian lama kelamaan aku tidak tahan dengan maksiat yang aku jalani aku putus asa dan aku melaporkan untuk minta pindah ke Pondok pesantren yang berada di Surabaya yang disitu ada adik sepupuku,di situ aku juga tak bisa menjadi orang yang baik yang bisa diharapkan ,hingga akhirnya 2 tahun aku ada dipesantren tak tahan di penjara suci aku berinisiatif tanpa menyakiti dan membuat orang tua kecewa aku harus lulus ,dari situ aku menghatamkan Qur'an dan Hadist dalam beberapa bulan tepatnya 4 bulan .Waktu terus berjalan hingga akhirnya aku di izinkan untuk mengikuti test untuk menjadi ustadz akhirnya aku dikirim lagi ke Kediri tapi bukan sebagai siswa tapi sebagai anak test,2 bulan aku di uji di kediri,dan akhirnya tiba ujian yang terakhir yaitu ujian penentuan di Kertosono atau ujian tingkat 3 ,aku juga tidak menyangka kenapa aku yang nakal dan licik di jadikan ketua umum anak test yang berkuasa untuk mengendalikan dan mengatur anak test,disitu kenakalan aku terus berlanjut aku memrintah dengan semena - mena ,yang salah segera aku hukum kemudia aku suruh taubatan nasuha,karena jenuh aku sering ke tempat warnet tongkrongan untuk merokok karena hanya itu hiburan yang aku bisa dapatkan,akhirya sebulan telah berlalu aku menjadi ustadz Nurul Muttaqin yang berwibawa,aku di waktu itu sempat berfikir kalau aku di tugaskan untuk mengemban tugas menjadi ustadz maka aku juga akan menjadi orang yang baik tapi nasib berkata beda ,aku di tugasin keLmpung tengah tepatnya di metro ,aku pertama mengajar orang banyak ,masih belajar untuk menghadapi orang banyak,tapi selalu saja sepi hinga akhirnya aku merasa jenuh dan mencari hiburan ,aku suka dengan muridku sendiri yaitu Cantik Dinar fazaroyana ,yang waktu itu baru berumur 13th kalau sekarang mungkin sudah 16 tahun ,suatu ketika ada kesempatan aku berduan dengan dia ,aku mencumbui dia ,dia tidak berontak sama sekali akhirnya aku melakukan perbuatan yang jahanam itu dengan cewek umur 13tahun,aku merasa kecewa sekali aku ustadz tapi bangsat perbuatanku ,setengah tahun aku di ancam oleh pengurus setempat dan mau menghajarku tapi sebelum aku dihajar aku bisa kabur duluan dan bisa pulang kerumah orang tua dengan selamat ,akhirnya aku bisa pulang .setelah pulang aku kena murka orang tua dan aku disuruh untuk tugas lagi ,akhirnya aku memutuskan untuk tugas lagi di Kediri ,pertama kali aku disitu aku merasa menjadi orang yang sangat baik karena aku memakai bahasa jawa yang halus walaupun sebenarnya ga bisa,setengah tahun berjalan aku merasa tidak kerasan hingga aku memutuskan untuk kabur lagi yang kedua kalinya.Aku pulang kemudian aku di murkai lagi aku muak menuruti jadi ustadz, aku sadar aku bukanlah orang baik dan aku tidak bisa dipaksan menjadi baik,kemudian aku pergi kekalimantan untuk bekerja mencari biaya ke brunai atau untuk kuliah,aku 7 bulan di kalimantan dan hanya digaji 5 juta ,akhirnya ada jalan dari kesabaranku ,aku dikuliahkan oleh bos dari orang tuaku di Jakarta ,sampai saat ini aku menganggap diriku bukanlah ustad walaupun sebenarnya ilmu agama yang aku miliki tidak bisa hilang ,sekarang aku kuliah di Perguruan tinggi fakultas ekonomi di Jakarta timur ,dan menjalani kehidupan dengan apa adanya ,aku tidak mau menjadi orang yang sok baik,tapi aku harus menjadi aku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar